Sejak update terbaru Meta Ads, setup audience untuk campaign CPAS (Collaborative Performance Ads Solution) mengalami perubahan cukup signifikan.
Kalau sebelumnya kita bisa langsung setting audience di level Ad Set, sekarang audience harus dibuat terlebih dahulu di menu Audiences (Custom Audience), baru kemudian dipakai di Ad Set.
Buat yang belum familiar, ini sering bikin bingung di awal. Tapi sebenarnya logikanya tetap sama β hanya alurnya yang berubah.
Di artikel ini, kita breakdown step-by-step dengan cara yang paling praktis.
1. Masuk ke Menu Audiences
Langkah pertama:
- Buka Meta Ads Manager
- Masuk ke menu Audiences
- Klik tombol Create Audience
- Pilih Custom Audience
2. Pilih Source: Catalog
Di pop-up βChoose a custom audience sourceβ:
- Pilih Catalog (ini khusus untuk CPAS / katalog produk)
- Klik Next
π Ini yang jadi pembeda utama dibanding setup lama.

3. Pilih Event Audience (Behavior User)
Di tahap ini kamu akan menentukan behavior audience berdasarkan funnel.
Beberapa opsi yang tersedia:
- Viewed products β orang yang lihat produk
- Added to cart (ATC) β orang yang add to cart
- Initiate checkout (IC) β orang mulai checkout
- Purchase β orang yang sudah beli

4. Tentukan Time Window (Retention)
Kamu bisa set range data sampai 180 hari.
Contoh best practice:
- ATC β 7β14 hari (high intent)
- IC β 3β7 hari (very hot)
- View β 14β30 hari (mid intent)
- Purchase β 30β180 hari (upsell / cross-sell)
5. Gunakan Include & Exclude (WAJIB untuk performa bagus)
Ini bagian yang sering di-skip padahal krusial.
Contoh setup:
- Include: ATC 14 Days
- Exclude: Purchase 7β30 Days
Artinya:
π Target orang yang sudah add to cart
π Tapi belum membeli
Contoh lain:
- Include: View 30 Days
- Exclude: ATC 14 Days + Purchase 30 Days
π Untuk mid-funnel clean audience
6. Simpan Audience
- Beri nama jelas (contoh:
ATC 14D Exclude Purchase 7D) - Klik Create Audience
Audience akan masuk ke status Populating, tunggu sampai ready.

7. Gunakan Audience di Ad Set CPAS
Setelah audience jadi:
- Masuk ke campaign CPAS
- Di level Ad Set
- Pilih Custom Audience
- Masukkan audience yang sudah dibuat tadi
Struktur Funnel yang Direkomendasikan (CPAS)
Biar langsung actionable, ini struktur yang biasa dipakai:
1. Bottom Funnel (High Intent)
- ATC 7β14D
- IC 3β7D
- Exclude Purchase
2. Mid Funnel
- View Content 14β30D
- Exclude ATC + Purchase
3. Existing Buyer
- Purchase 30β180D
- Untuk upsell / cross-sell
Insight Penting (Jangan Dianggap Sepele)
- Sekarang audience jadi lebih fleksibel (bisa reuse di banyak campaign)
- Setup ini sebenarnya lebih powerful dibanding sebelumnya
- Tapi kalau salah exclude β audience overlap β CPA bisa naik
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Tidak pakai exclude purchase
- Window terlalu panjang (ATC 180 hari = jelek banget)
- Semua audience digabung jadi satu
- Tidak split funnel (TOF, MOF, BOF)
- Nama audience berantakan (susah scaling)
Kesimpulan
Perubahan ini bukan bikin ribet justru bikin setup CPAS lebih rapi dan scalable.
Kalau kamu biasa main performance:
π Ini malah advantage karena audience bisa di-structure lebih jelas dan reusable.
Kalau kamu ingin setup CPAS dan strategi audience kamu benar-benar optimal (bukan sekadar βjalanβ), kamu bisa konsultasi langsung di sandyzulfikar.my.id. Sebagai freelancer yang fokus di performance ads dan sudah berpengalaman handle berbagai industri, saya bisa bantu audit, perbaiki struktur funnel, sampai scaling campaign dengan pendekatan yang lebih terukur. Daripada budget habis buat trial-error, lebih baik kita rapikan dari awal dengan strategi yang jelas dan bisa di-scale.
